Selasa, 28 Februari 2012

Reflexy

Therapy Kaki
Selama Anda dalam suatu perawatan tradisional, mekanisme tubuh distimulasi sedemikian rupa, sehingga otak dirangsang mengeluarkan cairan yang menenangkan dan menyejukkan tubuh secara alami. Teori tradisional mengatakan bahwa perawatan tubuh adalah rileksasi. Dengan demikian, Anda akan merasa nyaman dan fit,” ujar pengobat yang tinggal di daerah Tomang, Jakarta Barat ini.

Menurutnya, ketika tubuh tidak dirawat, akan terasa tidak nyaman dikarenakan mekanisme tubuh yang kurang prima.

Lantas, apa bedanya refleksi dengan body reflexy?

Saya coba menjelaskan, refleksi pada kebanyakan orang adalah pijat pada telapak kaki. Sebaliknya, body reflexy adalah pemijatan yang dilakukan dari titik ujung kepala hingga titik ujung kaki.

Ditambahkan body reflexy tak sekadar pemijatan pada titik-titik saraf saja, tapi juga pada jalur-jalur meridian tubuh. Perbedaan lain teknik yang dikembangkan, pemijatan hanya dilakukan pada titik refleks, sedangkan body reflexy juga pada titik tertentu, seperti pijat dan jalur meridian.

Menurut saya, dalam teori TCM (Traditional Chinese Medicine) ada tiga unsur penting dalam usaha mempertahankan kesehatan, kebugaran, dan kecantikan tubuh. Pertama, mempertahankan daya tahan tubuh supaya tidak dipengaruhi oleh keadaan sekeliling, seperti angin, cuaca, musim, dan lingkungan hidup.

Kedua, selalu mengontrol atau mengamati emosi, seperti perasaan marah, gembira, sedih, berpikir, khawatir, takut, dan syok. Ketiga, mengontrol dan memperhatikan gaya hidup, apakah sudah selaras dengan hukum yang berlaku.

Penanganan Pasien

Pasien yang datang ke kliniknya adalah mereka yang mengalami gangguan migrain, sering mengompol baik balita maupun orang dewasa, kista, dan pendarahan terus-menerus saat menstruasi.

Meski demikian, ia juga mampu menghilangkan keluhan susah tidur, stres, alergi, kelebihan lemak, sinusitis, nyeri punggung, kencing batu, sembelit, darah tinggi, dan sakit maag.

“Penyakit pada organ tubuh bagian dalam lainnya juga bisa saya tangani. Hanya saja, semua perlu penanganan khusus. Saya sendiri lebih senang disebut ’menghilangkan’ ketimbang ’menyembuhkan’,” katanya.

Kami memulai menangani pasiennya dengan memeriksa nadi tangan kiri. Setelah itu, ia memulai pemijatan dari kepala atau titik 1.000 poin.

Karena ujung kepala merupakan pertemuan hampir semua meridian, populer disebut titik 1.000 poin. Dengan mulai memijat-mijat secara lembut di atas ubun-ubun.

Pemijatan diteruskan di daerah daun telinga, di bawah mata, langsung ke meridian lambung dan limpa. Setelah itu dilanjutkan ke daerah leher, punggung, tangan, dan kaki. Total waktu yang dibutuhkan untuk memijat tubuh pasien sekitar 1, 5 hingga 2 jam.

“Tubuh akan lebih sehat bila titik-titik di meridian lambung dan limpa sering dipijat. Sebab, lambung dalam teknik akupuntur melambangkan tanah. Tanah itu sendiri melambangkan manusianya. Lambung adalah organ tubuh yang menyerap makanan untuk pertama kali, sedangkan limpa merupakan sarana transportasi,” paparnya.

Pijat di daerah wajah biasanya untuk mengencangkan otot-otot wajah. Pijat di daerah telinga sama dengan di kaki, untuk memperbaiki organ tubuh yang bermasalah. Pijat di daerah tangan untuk jantung dan paru-paru, sedangkan di daerah punggung berhubungan dengan tulang belakang.

Tak Buka Pakaian

Menurut kami, saat dipijat, pasien tidak diwajibkan membuka pakaian supaya tidak merasa risih.

“Di tempat lain, biasanya pasien diminta membuka penutup di bagian tubuh yang akan dipijat karena harus diberi krim. Padahal, bagian tubuh yang akan dipijat merupakan daerah sensual.”

Sekadar untuk perawatan tubuh, kami menganjurkan pasien melakukan pemijatan seminggu sekali. Untuk menghilangkan keluhan, biasanya pasien diterapi sebanyak 6 kali.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

 
 
 
 
Home Tips Blogs deni.arsyah@gmail.com | BloggerLihat Profile Pemilik situs ini : My Facebook